MINews. Aceh Besar- Anggota DPRD Kab.Besar Fraksi Partai Nasdem Jailani, S.Sos menggelar reses masa persidangan II Tahun 2025, bertempat di Pantai Riting Lhoknga Kecamatan Lhoknga, Minggu 16 Februari 2025.
Reses merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala. Selain itu, reses merupakan bentuk tanggung jawab anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses.
Sementara masa reses, adalah masa kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang dan di luar gedung. Masa reses mengikuti masa persidangan, yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPRD.
"Tujuan reses adalah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan," ujar Jailani menjelaskan.
"Selain itu, reses juga bertujuan untuk mempercepat hubungan Informasi antara pimpinan OPD dengan Kepala Desa, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat serta masyarakat itu sendiri sehingga aspirasi mereka diharapkan menjadi perhatian para pimpinan OPD yang bersangkutan," Jailani menambahkan.
Sementara, untuk dialog bersama masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut berlangsung hangat dibalut dengan suasana kekeluargaan dan komunikatif dan dipandu oleh Tgk Rusdi, S.Pdi, sebagai Imum Mukim Biluy, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar Periode 2025-2030.
Dalam acara tersebut, Camat Darul Kamal, Subhan SE, MM yang juga selaku tokoh masyarakat Darul Kamal menyampaikan, bahwa Kecamatan Darul Kamal terdiri dari 14 Gampong. Oleh sebab itu, pihaknya akan mengupayakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah ditampung.
"Ada sejumlah aspirasi yang saya himpun. Selain isu- isu sosial dan rumah dhuafa serta hal lain yang sudah dibahas dalam musrembang kemarin, tentunya akan diperjuangkan. Di sisi lain, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, seperti pembangunan Sarana dan Prasarana Pemberdayaan Ekonomi, Revitalisasi saluran irigasi atau perbaikan sarana irigasi, perbaikan jalan di kecamatan darul kamal juga akan kita usahakan secepatnya, sebab hingga saat ini, kecamatan tersebut diketahui belum memiliki irigasi teknis," tukasnya.
Maka, pihaknya berharap sembari menunggu bantuan irigasi dari Pemda, masyarakt Darul Kamal untuk sementara waktu dapat memamfaatkan saluran pembuang untuk mengaliri air melalui saluran. Disamping itu, untuk program ke depan wilayah Kecamatan Darul Kamal akan berfokus pada ketahanan pangan, seperti yang telah disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Kami mohon kepada pemerintah daerah, untuk memperhatikan saluran irigasi di Darul Kamal. Sebab, hingga saat ini di Kecamatan Darul Kamal masih mengandalkan curah hujan untuk penanaman padi," ujarnya lagi.
Kemudian Jailani menambahkan, aspirasi akan dibahas melalui forum Dewan, terkait reses-reses anggota yang dikompilasi menjadi aspirasi lembaga kepada Pemda.
Usulan masyarakat Dari hasil musrembang kecamatan diantaranya Bidang Sarana dan prasarana, pengerasan Jalan Usaha tani, yakni:
1. Pembuatan jaringan irigasi atau saluran Irigasi dari Empetring sampai Gampong Lhang
2. Renovasi saluran dan Rehabiltasi Saluran dari Lambatee, Neusok Lambleut, Lagang, Lamblang Tring dan ke wali Nanggroe.
3. Peningkatan atau rehabilitasi saluran dari Tebaluy, Blang Kireey, Lambleut, Lamsiteh, Lamblang Tring hingga ke gedung Wali Nanggroe.
4. Pokja ekonomi pengadaan pupuk, serta rehab rumah untuk Dhuafa.
"Ini semua dirangkum dalam satu prinsi, dan akan menjadi satu perjuangan kami untuk ditindaklanjuti di forum DPRD dan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kab. Aceh Besar," tutup Geuchik Jailani.
Terkini, turut hadir dalam acara reses tersebut, yakni Ketua RT/RW Kecamatan Darul Kamal, Ketua Kader Posyandu, Tokoh Pemuda, serta masyarakat dengan jumlah peserta kurang lebih 200 orang, demikian.