Meulaboh / MIN - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh bersama Dinkes Aceh Barat melakukan pengambilan sampel makanan selama dua hari berturut-turut, pada tanggal 17 dan 18 Maret 2025. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Pada hari pertama, BPOM Aceh mengambil 30 sampel makanan dari berbagai pedagang takjil di sekitar Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh. Kemudian, pada hari kedua, pengambilan sampel dilakukan di sepanjang Jalan Gajah Mada dengan total 29 sampel makanan dan minuman takjil yang diuji.
Koordinator tim BPOM Aceh Rahmad Akbar m
enyampaikan apresiasi kepada para pedagang atas kepatuhan mereka dalam menjaga kebersihan dan keamanan makanan yang dijual.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh sampel yang diuji memenuhi syarat keamanan pangan dan semua sampel takjil yang diuji memenuhi standar keamanan, Ini menunjukkan kesadaran para pedagang dan masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi,” ujarnya.
BPOM Aceh juga mengimbau para pedagang dan masyarakat untuk terus memperhatikan kebersihan serta kualitas bahan makanan yang digunakan agar tetap aman dan sehat untuk dikonsumsi. Pemeriksaan tersebut akan terus dilakukan secara berkala terutama dalam bulan ramadhan guna memastikan keamanan pangan terutama pada pedangang takjil di wilayah Aceh.